Jumat, 03 Mei 2013

Fenomena Hijab di Kalangan Masyarakat

Hai Sobat Belia yang ranum hatinya. Mari pusatkan pikiran dan perasaan kita. Fenomena berhijab saat ini kian meriah di kalangan masyarakat khususnya wanita muslimah. Remaja putri berlomba-lomba mengkreasikan hijab agar terlihat cantik, unik, dan menarik. Komunitas wanita-wanita yang berhijab juga semakin menjamur di Indonesia.
Hijab merupakan trendi yang paling di gemari oleh wanita muslimah saat ini. Pusat perbelanjaan sampai bisnis online pun kian meraup pundi-pundi keuntungan besar karena adanya fenomena hijab saat ini.

Biasanya dekat-dekat hari raya Idul Fitri, hijab merupakan salah satu busana, fashion atau tren yang dicari-cari oleh para kaum hawa muslimah. Maka dari itu pedagang ataupun pengusaha hijab meraih rezeki yang melimpah, omzet mereka bisa sampai berlipat-lipat dari pada biasanya, ini membuktikan bahwa muslimah di Indonesia mulai menyadari bahwa berhijab yang sifatnya menutupi aurat merupakan salah satu kewajiban.

Hadirnya komunitas hijabers menjadi fenomena tersendiri bagi busana muslim tanah air dalam setahun terakhir. Pasalnya, fashion tersebut memberikan peningkatan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan tatanan masyarakat.

Komunitas Hijabers bisa dibilang menjadi penggagas penggunaan jilbab dan busana muslim yang gaya, trendi, cantik dan segar. Berkat mereka pula, jilbab dilirik anak muda yang menggemari dunia mode. Kemunculan komunitas hijabers pada tahun 2012 dirasakan banyak aspek, tidak saja memengaruhi pemakai hijab, tapi juga membuat peluang bisnis busana muslim terbuka lebar.

Hal itu juga membuat tren berbusana tersendiri menjadi lebih membanggakan.

Menurut Yayuk Sulistiawati, salah satu aktivis Hizbut Tahrir Indonesia, muslimah berhijab saat ini kebanyakan karena dipengaruhi trend saja, bukan karena dorongan keimanan oleh Allah SWT. “Kebanyakan muslimah berhijab tidak sesuai dengan Syariah Islam,” kata Yayuk pada reporter tamu. 

Menariknya, tren berhijab yang digemari para remaja pun turut memengaruhi komunitas ibu-ibu muda yang juga ingin tampil cetar, membahana.

Dengan kemajuan tersebut, hal ini tidak saja memberikan angin positif bagi dunia berbusana muslimah, tapi juga peluang besar bagi desainer yang berkecimpung di dalamnya, kira-kira berbisnis hijab.

Berbicara masalah asal-muasal hijab itu berasal dari Bahasa Arab berarti menutupi. Detailnya berarti menutupi seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah. Namun, ini hanyalah perspektif secara umum tentang hijab. Masih banyak lagi perspektif lain yang menyatakan masalah berhijab.

Biasanya para pecinta hijab juga memiliki kreasi kerudung dengan banyak warna-warna dan ukuran yang lucu. Model hijab dilengkapi dengan warna-warna yang lucu, mencolok dan cantik.
Hijabers juga memiliki kreasi unik dalam berhijab, misalnya menggunakan ikatan-ikatan di kepala, menggunakan bando, pita dan aksesoris lain. Hal ini membuktikan bahwa dengan berhijab/menutup aurat juga bisa  tampil cantik sekaligus muslimah.

Namun, apapun itu, perlu disadari bahwa berhijab yang baik haruslah sesuai dengan Syariat Islam, seperti yang difirmankan oleh Allah SWT dalam (Q.S Al-Ahzab: 59, yang artinya: “Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah, Ia adalah maha pengampun dan penyayang.”

Berhijab Sesuai Syariah
Nah, Sobat Belia yang ranum hatinya, ada beberapa tips atau cara menggunakan hijab yang baik sesuai dengan syariat islam seperti berikut ini. Berhijab tidak hanya sebagai perhiasan untuk mempercantik diri sebab, apabila niat berhijab hanya ingin dilihat tampil cantik dan memperlihatkan perhiasannya maka niat berhijab akan merusak ibadah dan pahalanya.

Wanita muslimah hendaklah memakai pakaian yang longgar, tidak ketat, begitu juga dengan berhijab.

Berhijab harus terbuat dari kain yang tebal, bukan kain tipis yang akan membentuk lekuk tubuhnya dan menampakkan auratnya. Hendaklah wanita yang berhijab itu memiliki niat karena Allah SWT, bukan karena ingin mencari popularitas atau karena ingin dipuji oleh orang lain.

Sebab wanita yang berhijab karena ingin dipuji para lelaki, maka sepanjang ia mendapat pujian, semua malaikat akan mengutuknya dan ia termasuk dalam golongan orang-orang pezina.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar